Sang Pencinta

Posted: September 22, 2012 in Aku Merasa.. Aku Berpikir.. Aku Bicara..
Tags:

Menghela nafas panjang..
Gambar demi gambar kembali memaksaku untuk menyatakan keikhlasan. Namun sakit itu masih nyata. Dan kenyataan mengingatkan bahwa cinta ini sejati. Sejati untuk diendapkan. Sejati untuk dikubur dalam-dalam.

Kamu yang di sana, sang ratu yang menguasai ruang hati dan terus mengalir dalam nadi. Cantik-mu semakin sempurna. Menggoda nafsu sang Pencinta untuk membawamu kembali pulang.

Tapi tidak kali ini..
Karna waktu membuktikan bahwa cinta ini sejati. Sejati untuk diendapkan. Sejati untuk dikubur dalam-dalam..
Dan aku pun kembali meneruskan perjalanan. Sendiri. Tertatih.
Dan berharap sayap-sayap hati yang terpatahkan ini mampu pulih.
Mampu terbang, pergi jauh dan menghilang.
– catatan di pagi hari saat patah hati kesekian kali –
22.09.2012 – 7:05 AM

.. GieVo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s